Paspor jilid 2

Nggak berasa, 5 tahun sudah berlalu sejak saya membuat paspor pertama. Sudah ada beberapa cap di dalamnya. Antar negara antar benua.  6 bulan menjelang masa berakhir, semestinya kita sudah mulai perpanjang paspor. Karena 6 bulan menjelang masa berakhir, kita tidak bisa bepergian menggunakan paspor tersebut. Bagian imigrasi di bandara dalam dan luar negeri akan menolak paspor kita.

Saya sih santai saja, toh nggak akan bepergian kemana-mana dalam 6 bulan mendatang. Nanti saja deh mendekati waktu akan bepergian. Dilalah saya kelupaan. Dan mulai panik. Karena ingat waktu dulu pertama kali bikin paspor, mesti 3 kali bolak balik, 3 kali ijin datang siang ke kantor, kedatangan pertama: menyerahkan berkas-berkas (antre cukup lama), kedatangan kedua: wawancara dan foto (mesti antre lagi), kedatangan ketiga: mengambil paspor (antre ga lama). Paspor selesai dalam waktu dua minggu.

Nah, untuk mengurus perpanjangan paspor ini saya agak malas kalau mesti bolak balik. Tapi ternyataaaa… eng ing eeengggg… mengurus paspor bisa dalam waktu sehari doang! Begini ceritanya.

  1. Saya mengurus perpanjangan paspor di kantor Imigrasi Bogor. Datangnya ga usah subuh. Saya datang jam 7.40 pagi, tapi sudah ramai oleh orang-orang yang akan mengurus paspor.
  2. Di bagian luar gedung ada meja yang berisi dua petugas yang menerima berkas-berkas, beritahu kepada petugas kita akan memperpanjang paspor. Kemudian kita akan diberi dua formulir untuk diisi.
  3. Isilah dua formulir tersebut dengan tinta hitam. Jangan lupa bawa pulpen ya.
  4. Setelah itu, kedua formulir itu disatukan dengan berkas fotokopi, yakni fotokopi KTP (dalam ukuran A4, jangan digunting), paspor lama hanya halaman depan yang berisi data dan halaman paling belakang. Jangan fotokopi semuanya, mubazir. saya fotokopi semuanya hehehe malu deh! fotokopi akte kelahiran, kartu keluarga, dan ijasah (tapi kemudian fotokopi ijasah saya dikembalikan karena saya membawa akta kelahiran asli). Masukkan dalam map ya, supaya tidak lepas berkasnya. Saya sarankan lebih baik fotokopi sebelum datang ke kantor Imigrasi. Biar ga ribet aja.
  5. Berikan semua berkas fotokopi itu kepada petugas, hanya fotokopi. Berkas asli tetap dipegang kita, kemudian duduk manis menunggu dipanggil.
  6. Petugas akan memanggil nama kita, kemudian memasukkan berkas fotokopi ke dalam map kantor Imigrasi yang dilengkapi nomor panggilan untuk wawancara dan foto.
  7. Jangan lupa di bagian depan map, tuliskan nama dan alamat rumah.
  8. Masuk ke dalam gedung, dan menunggu panggilan.
  9. Panggilan berdasarkan nomor yang ada di depan map. Masuk ke dalam ruangan, dan kembali menunggu giliran untuk difoto. Bisa bedendong deh rapiin kerudung, sisir rambut, pakai bedak.
  10. Difoto, diambil sidik jari. Supaya ga tegang, bapak yang motret ngajak ngobrol sekalian cek tanggal lahir.
  11. Setelah itu nunggu lagi, untuk diwawancara.
  12. Pas diwawancara, si Bapak nya nanya, “mau kemana lagi buu? Mau ke London ya nonton Manchester United?” Hehehe saya cuman senyum-senyum saja. Insya allah pak. terus bapak itu menanyakan berkas akta lahir yang asli. dan saya pun menunjukkannya.
  13. Kemudian, Bapak itu memberikan secarik kertas, bukti pengantar pembayaran di Bank BNI, saya harus setor besok jam 1 siang. Di dalam kertas itu sudah tercantum data kita, yakni nama dan tanggal lahir, serta rincian biaya pengurusan paspor, berjumlah Rp. 355,000 (termasuk biaya administrasi.
  14. Bapak itu pun bilang, “Ibu nanti kembali lagi hari Jumat jam 1, untuk mengambil paspor.”
  15. Hah?! Secepat itu? Hanya dalam tempo 4 hari paspor saya sudah jadi?? Saya ga mesti datang berkali-kali? Yang bener pak? Tentu saja saya tidak bicara begitu. saya hanya kasih senyum manis dan bilang terima kasih.
  16. Jam 10.40 saya selesai mengurus perpanjangan paspor! Satu hari saja pemirsa! Penyerahan berkas, wawancara dan foto.
  17. Supaya cepat selesai urusan, dan uangnya ga kepakai buat belanja, saya pun pergi ke bank BNI. Eyalah ternyata datanya belum masuk ke sistem bank. Percayalah apa yang dikatakan oleh Bapak pewawancara. Besok ya besok. Akhirnya duit kepakai buat beli balado ikan tuna… qkqkqkqqk enak loohh

Saya senang mengurus paspor sekarang lebih cepat dan mudah.

Siap-siap dengan paspor jilid 2. Entah cerita apa yang akan tertulis. Entah kemana saya akan melangkah menyusuri pelosok dunia. Semoga lebih banyak negara saya kunjungi, lebih banyak kisah saya dapatkan, lebih banyak teman yang saya jumpai, lebih banyak tiket promo untuk bepergian… 🙂

 

 

 

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s